Pasar Baja Membaik, Krakatau Steel Terus Bangkit
Dian Ardiansyah Sep 8, 2017 0 Comments

Pasar Baja Membaik, Krakatau Steel Terus Bangkit

Jakarta, BisnisPro.Id, – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dengan kode saham (KRAS) merilis laporan kinerja keuangan semester I – 2017  berbarengan dengan launching first pushing coke oven plant blast furnace dan first running pabrik PT Krakatu semen Indonesia yang terletak di Cilegon.

Dengan membaiknya pasar baja (KRAS) mengarah kearah yang positif. Setelah sebelumnya mengalami kinerja yang kurang baik di semester I-2016. Penjualan KRAS diprediksi akan optimis positif hingga akhir 2017.

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Wigrantoro Roes Setyadi mengungkapkan bahwa salah satu faktor yang meningkatkan laba penjualan adalah proyek elevated toll  road Jakarta-Cikampek II. Pengerjaan proyek tersebut merupakan pemasok 200.000 ton baja baja selama 10 bulan mendatang.

“Pasar baja secara berangsur mengalami kenaikan, harga baja lembaran panas (HRC) meningkat dari harga USD520/ton pada januari 2017 hingga USD629/ton pada juni 2017. Begitu halnya dengan entitas anak perusahaan dan perusahaan afiliasi yang beberapa mengalami perbaikan, beban keuangan dan selisih rugi kurs yang turun. Kami meyakini di akhir tahun 2017 kinerja perushaan lebih baik lagi.

EBITDA Marjin mengalami kenaikan signifikan menjadi 12,89% pada semester I-2017 dari 12,57% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

“Dari sisi market share penjualan baja Perseroan, KRAS maish menguasai market share baja domestik Indonesia untuk produk HRC dan CRC” tambahnya.

First running slag grinding plant pabrik ini merupakan hasil gabungan dua perusahaan PT Krakatau Steel (Perseroan) Tbk dengan PT Semen Indonesia (Persero) yang menjadi PT Krakatau Semen Indonesia (KSI). Pabrik ini memiliki kapasitas produksi 750.000 ton semen slag per tahun. PT KSI juga mempunyai program pengolahan limbah granulated slag hasil Blast Furnance PT Krakatau Posco dan PT Krakatau Steel untuk pemanfaatan ulang produksi semen.

Untuk menunjang kegiatan bongkar muat pabrik, Krakatau Steel lewat Anak Perusahaannya juga membuat fasilitas dermaga sendiri.

First pushing coke oven plant pada blast furnace complex milik perseroan mulai dioprasikan yang bertujuan untuk kebutuhan produksi peleburan baja, fasilitas ini menghasilkan 1,2 juta ton baja cair per tahun. dengan adanya fasilitas baru ini akan membuat dampak efisiensi yang baik bagi biaya produksi persesoan.

Sebelumnya juga pada juli 2017 pabrik joint venture KRAS juga mulai beroperasi. PT Krakatau Osaka Steel, pabrik galvanized steel PT Krakatau Nippon Steel Sumikin, juga telah mulai beroperasi dengan hasil produksi baja tulangan dan baja lembaran masing-masing sebesar 500.000 ton per tahun.

Perkembangan anak perusahan juga terlihat pada PT Krakatau Tirta Industri, karena saat ini PT KTI sedang memegang proyek pembangunan bendungan Cipasauran yang akan segera rampung pada september 2017.

 

Leave a Reply

Leave a facebook comment