APL Buat 1.000 Rumah Menengah Atas di Pulau Reklamasi
Dian Ardiansyah Sep 18, 2017 0 Comments

APL Buat 1.000 Rumah Menengah Atas di Pulau Reklamasi

Jakarta, BisnisPro.Id, – Rencananya akan dibangun 1.000 unit rumah seluas 161 hektar di Pulau G reklamasi Teluk Jakarta yang di gadang-gadang oleh PT Muara Wisesa Samudra (MWS), selaku pengembang Pulau G sekaligus anak perushaan PT Agung Podomoro Land (APL).

“Bisa saja seribu rumah karena 161 hektare ini kan luas sekali,” ujar Alvin Jumat lalu.

Alvin mengatakan, rencana pembangunan yang akan berdiri di atas pulau buatan tersebut sudah dipikirkan sejak lama, diatasnya nanti akan dibangun Pluit city.

Dindaerah kawasan Pluit City rencananya akan ikut hadir ruko, vila, apartemen, hotel, perumahan, pusat perbelanjaan, taman dan plaza.  Teruntuk rumah dan apartemen segmen pasarnya adalah kalangan menengah ke atas.

Ada harapan pemerintah melalui Mentri Lingkungan Hiduo dan Kehutanan Siti Nurbaya mencabut sanksi moratorium reklamasi yang sebelumnya dikeluarkan pada mei  tahun lalu. Pulau C, D dan G dianggap melanggar persyaratan maka dijatuhkan sanksi tersebut, akan tetapi para pengembang sedang melakukan perbaikan dokumen dan pemenuhan persyaratan lainya.

Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, menegaskan bahwa analisis dampak lingkungan (amdal) Pulau G sedang dalam tahap kajian dan secepatnya bisa menyusul sekaligus dengan diterbitkannya surat pencabutan sanksi Pulau C dan D yang sebelumnya sudah dinyatakan memenuhi syarat.

“Saya yakin Pak Luhut adalah orang yang optimistis,” ujar Alvin.

Alvin menegaskan pihaknya telah mengikuti semua persyaratan yang diberikan dan berjanji memenuhi semua aturan.

“Semua syarat dari Kementerian Lingkungan sudah kami jalankan. Koordinasi dengan PLN dan PT Pertamina terkait dengan pipa gas juga sudah dilakukan,” tambahnya.

Pengembang juga tidak lupa dengan kewajibanya untuk membangun fasilitas umum atau fasilitas sosial, hal ini ditegaskan oleh Asisten Pembangunan DKI Jakarta Gamal Sinurat.

Menurut dia, fasilitas untuk kepentingan nelayan juga tak akan dikesampingkan. Dia mencontohkan di Pulau C dan D akan dibangun dermaga dan pasar apung. “Detailnya apa saja, ada di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah,” pungkas Gamal.

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat berharap para pengembang reklamasi Pulau C dan G membangun dermaga dan perumahan untuk nelayan. kedua fasilitas tersebut ia masukan pada daftar fasilitas yang harus dibangun selain jembatan sepanjang 5 kilometer ke Dadap, Kabupaten Tanggerang.

Leave a Reply

Leave a facebook comment