7-Eleven Tutup, Kerugian Modern Internasional Melonjak 12 Kali Lipat
Dian Ardiansyah Sep 28, 2017 0 Comments

7-Eleven Tutup, Kerugian Modern Internasional Melonjak 12 Kali Lipat

Jakarta, BisnisPro.Id – Gerai-gerai 7-Eleven di Jabodetabek baru sebulan ditutup, tepatnya pada awal Juli 2017, tetapi dampak negatifnya sangat signifikan terhadap kinerja keuangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) per 31 Juli 2017.

PT Modern Internasional Tbk (MDRN) adalah induk usaha PT Modern Sevel Indonesia yang menjadi operator berbagai gerai 7-Eleven yang berada di kawasan Jabodetabek.

Penutupan gerai-gerai 7-Eleven tersebut baru satu bulan sebelum MDRN melaporkan kinerja keuangannya sepanjang semester pertama 2017. Penutupan tersebut membuat MDRN menderita kerugian hingga Rp642 miliar.

Kerugian itu menunjukkan lonjakan hingga lebih dari 12 kali lipat jika dibandingkan dengan kerugian yang dialami perseroan per Juli 2016 sebesar Rp52 miliar.

Penutupan gerai-gerai tersebut membuat MDRN hanya mampu meraih pendapatan sekitar Rp196 miliar per Juli 2017. Itu menunjukkan penurunan hingga 57% jika dibandingkan dengan realisasi pendapatan per Juli 2016 sebesar Rp455 miliar.

Kendati memangkas beban pokok MDRN sekitar 53% menjadi Rp141 miliar per Juli 2017, tetapi penutupan gerai 7-Eleven tersebut mengakibatkan MDRN harus menanggung beban operasional lain sebesar Rp434 miliar. Padahal MDRN per Juli 2016 masih mampu meraih pendapatan operasional lainnya sebesar Rp1,74 miliar.

Akibat dari kondisi tersebut, MDRN menderita kerugian operasional sebesar Rp603 miliar per Juli 2017, atau membengkak hingga 200 kali lipat dibandingkan di periode yang sama pada 2016 yang hanya sekitar Rp3 miliar.

Kondisi tesebut diperparah oleh langkah Bank CIMB Niaga yang mengambilalih agunan atas aset tanah dan bangunan milik MDRN pada pekan pertama Juli 2017. Aset tersebut adalah jaminan pinjaman yang dilakukan PT Modern Sevel Indonesia kepada Bank CIMB Niaga.

Nilai aset yang diambilalih tersebut bernilai Rp124 miliar. Itu berupa tanah dan bangunan yang berlokasi di Jakarta, yaitu di daerah Matraman dan Kelapa Gading. Disamping itu, terdapat pula tanah dan bangunan yang berlokasi di Bali dan Serang. (AS)

Leave a Reply

Leave a facebook comment