Pemkot Surabaya Lebih Pilih Kembangkan Industri Kreatif Dan Teknologi
Fernandes Oct 6, 2017 0 Comments

Pemkot Surabaya Lebih Pilih Kembangkan Industri Kreatif Dan Teknologi

Jakarta, BisnisPro.id – Salah satu permasalahan yang juga perlu dicari solusinya adalah urbanisasi atau perpindahan penduduk. Sejatinya, masalah ini merupakan persoalan yang perlu ditangani oleh pemerintah setempat, tak terkecuali bagi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Salah satu contohnya adalah, Pemkot Surabaya tidak mengembangkan industri padat karya di Surabaya. Risma lebih memilih untuk mengembangkan industri kreatif dan teknologi.

Risma mengatakan, tak ingin membuat bisnis terpusat di Ibu Kota Jawa Timur Tersebut. Ini dilakukan supaya dapat berbagi peran dengan daerah sekitar Surabaya, jadi tekanan penduduk (dan sumber perekonomian) enggak hanya ke Surabaya.

“Makanya saya buat Surabaya enggak ‘egois’. Jadi enggak semua saya ambil,” kata Risma, di Universitas Indonesia, Depok, Kamis (5/10/2017).

Selain itu, Saat ini pemerintah setempat tengah membangun jalan yang menghubungkan Surabaya dengan Sidoarjo Tengah, Sidoarjo Timur, dan Sidoarjo Barat. Dengan demikian, warga Sidoarjo yang bekerja di Surabaya dapat pulang pergi. Pemerintah juga berencana membangun akses jalan baru dengan Gresik.

“Saya juga kontrol tidak boleh ada pengemis di Surabaya, anak-anak enggak boleh jualan atau mengamen. Kalau mau ngemis di Surabaya ya akan saya tangkap,” kata Risma.

Risma mengatakan, pendapatan asli daerah (PAD) yang diterima Surabaya tetap besar, meskipun tak disumbang dari kontribusi industri padat karya. Selama lima tahun, PAD kota Surabaya mencapai Rp 4 triliun.

“Kalau dulu 60 persen APBD berasal dari sumbangan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Sekarang APBD kami, 60 persen dari PAD kami,” kata Risma. (me)

 

Artikel ini diambil dari kompas.com dengan judul: Langkah Risma Jadikan Surabaya Sebagai Kota yang Tak “Egois”

Leave a Reply

Leave a facebook comment