Hari ini, IHSG Diprediksi Bakal Kembali Bergerak Naik
Adri Muhammad Oct 16, 2017 0 Comments

Hari ini, IHSG Diprediksi Bakal Kembali Bergerak Naik

Jakarta, BisnisPro.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan bakal kembali bergerak naik pada perdagangan hari ini untuk melanjutkan potensi kenaikannya sepanjang Oktober 2017 ini.

“Sejauh ini, pelaku pasar masih mengapresiasi kondisi pasar domestik yang mampu bertahan dari tekanan aksi jual bersih yang dilakukan investor asing. Itu diindikasikan oleh kenaikan IHSG dan mencetak rekor titik tertinggi baru,” ujar Yuganur Wijanarko, analis PT KGI Sekuritas Indonesia, di Jakarta, Senin (16/10/2017).

Yuganur mengemukakan, fenomena serupa pernah terjadi pada 2007, dimana para investor melakukan aksi jual bersih saham pada triwulan ketiga 2017, tetapi IHSG masih dapat terus mengalami kenaikan hingga 25%.

“Karena itu, kendati aksi jual investor asing berlanjut, namun IHSG akan terus berupaya menembus titik resisten psikologis baru pada posisi 6.070 di pekan kedua Oktober 2017 ini.

Menurut survei dan data historis, Yuganur mengungkapkan, IHSG telah mengalami penurunan lebih dari 57% pada Oktober.

“Akan tetapi hal itu tampaknya takkan terjadi pada kali ini. Pasalnya, IHSG akan terus mencoba menembut titik tertinggi baru di atas 5.923 yang tercapai pada September lalu di posisi 5.967,” papar Yuganur.

Karena itu, demikian Yuganur, pelaku pasar dapat memanfaatkan adanya peluang kenaikan lanjutan pada hari ini dengan mengakumulasi berbagai saham pilihan.

Yuganur merekomendasikan BELI untuk saham-saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLLM), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Astra International Tbk (ASII).

Yuganur menyarankan beli SMGR dan TLKM masing-masing di rentang harga Rp10.450-10.250 per unit dan Rp4.450-4.350 per unit. Harga SMGR dan TLKM masing-masing ditargetkan mencapai kisaran Rp11.150-11.450 per unit dan Rp4.650-4.850 per unit.

Akan tetapi, menurut Yuganur, pelaku pasar disarankan untuk melakukan cut-loss untuk SMGR dan TLKM ketika masing-masing saham tersebut mencapai harga Rp10.050 dan Rp4.250 per unit.

Yuganur menuturkan, INDF dan ASII cukup baik diakumulasi pada rentang harga Rp8.325-8.275 per unit dan Rp8.025-7.925 per unit. Akan tetapi kedua saham tersebut disarankan utnuk cut loss di level harga Rp8.175 untuk INDF dan Rp7.725 untuk ASII.

“INDF dan ASII layak diakumulasi karena masing-masing saham tersebut berpotensi diperdagangkan pada kisaran harga Rp8.650-8.850 per unit dan Rp8.250-8.350 per unit,” pungkas Yuganur. (AS/AM)

Leave a Reply

Leave a facebook comment