Yayasan Agung Podomoro Land Ajak Anak Disabilitas Berwisata di Jakarta Aquarium
Fernandes May 2, 2019 0 Comments

Yayasan Agung Podomoro Land Ajak Anak Disabilitas Berwisata di Jakarta Aquarium

Jakarta, Bisnispro.id – Setiap orang berhak merasakan kebahagiaan. Kali ini, Central Park dan Neo Soho Mall bersama Yayasan Agung Podomoro Land (YAPL) mengadakan kegiatan sosial.

Kegiatan ini mengajak anak-anak disabilitas dari Rumah Harapan Indonesia untuk bersenang-senang di Jakarta  Aquarium, Neo Soho Mall.

Mengusung konsep “Wisata Anak Disabilitas”, kegiatan yang dilaksanakan pada  2 Mei 2019 ini bertujuan untuk mengedukasi sekaligus menghibur anak-anak disabilitas untuk mengenal lebih dekat dengan satwa-satwa air.

Jakarta Aquarium menghadirkan lebih dari 600 jenis satwa laut maupun sungai termasuk juga satwa langka dan asli Indonesia seperti Ikan Kerapu raksasa berbobot 300 kg, Kelomang (Coconut Crab), ubur-ubur, hiu, ikan pari, reptile, amfibi, hingga berang-berang.

“Kami ingin mengajak anak-anak yang terlahir sebagai disabilitas untuk berwisata, mengeksplor diri mereka sebagai seseorang yang diciptakan Tuhan dengan berbagai keterbatasan. Masing-masing dari mereka akan didampingi oleh seorang pendamping yaitu orangtua atau pendampingnya,” kata ujar Alvin Andronicus, selaku pengurus Yayasan Agung Podomoro Land.

Dari kegiatan sosial ini pihaknya yakin bahwa anak-anak disabilitas juga mampu mengembangkan dirinya lewat banyak hal walau hanya melalui aktivitas wisata saja.

“Selain itu, mereka juga membutuhkan fasilitas untuk mengeksplore diri, seperti ketika mereka hanya bisa berteriak tak terkendali dan berlari kian kemari tanpa henti di ruang yang sempit, akan sangat bahagianya mereka jika kita mampu membawa mereka untuk memfasilitasi seperti semua ini,” ujar Alvin Andronicus.

Alvin pun menjelaskan, pada 2019 merupakan tahun emas 50 tahun Agung Podomoro Land, dan akan nyata di masyarakat sebagai perusahaan property terbesar dan terbaik yang mempunyai ciri khas tentang kepedulian masyarakat lewat disabilitas.

Tidak kurang dari 40 acara serupa setiap tahunnya digelar. Perusahaan pun sudah mengalokasikan biaya dalam program Corporate Social Responbility (CSR), agar setiap tahunnya ada alokasi biaya pembuatan acara sesuai pembagian aktivitas misalnya olahraga, bangunan keagamaan, dan bantuan bencana sosial. (me)

Leave a Reply

Leave a facebook comment