IHSG Diprediksi Masih Turun, Ini Waktu untuk Akumulasi Saham Pilihan

Dian Ardiansyah Feb 7, 2018 0 Comments
IHSG Diprediksi Masih Turun, Ini Waktu untuk Akumulasi Saham Pilihan

Jakarta, BisnisPro.Id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan bakal melanjutkan tren penurunannya pada perdagangan hari ini setelah kemarin ditutup turun 1,7% ke posisi 6.478.

“IHSG terkoreksi akibat sentimen negatif pasar regional. Kondisi itu dapat dimanfaatkan untuk mengakumulasi saham-saham pilihan karena perekonomian Indonesia pada saat ini masih baik,” ujar Yuganur Wijanarko, analis PT KGI Sekuritas Indonesia, di Jakarta, Rabu (07/02/2018).

Yuganur mengemukakan, saham-saham berkapitalisasi besar dan saham-saham lapis kedua pilihan tampaknya masih akan melanjutkan siklus kenaikan mereka. Karena itu, kondisi tersebut diharapkan dapat menahan penurunan IHSG lebih lanjut.

Yuganur merekomendasikan BELI terhadap saham-saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Astra International Tbk (ASII), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR).

“BBNI dan ASII cukup baik untuk dikoleksi pada masing-masing kisaran Rp8.700-8.500 per unit dan Rp8.150-8.050 per unit,” tukas Yuganur.

Yuganur menjelaskan, BBNI dan ASII masing-masing berpotensi mencapai kisaran harga Rp9.300-9.450 per unit dan Rp8.550-8.750 per unit. Jika harga BBNI menyentuh Rp8.300 per unit dan ASII di posisi Rp7.950 per unit, maka kedua saham tersebut haruslah dihindari.

“Kalau ITMG dan JSMR masing-masing berpotensi mencapai kisaran harga Rp31.000-32.500 per unit dan Rp5.750-5.850 per unit. Karena itu ITMG cukup baik dibeli pada rentang harga Rp27.500-26.500 per unit dan JSMR di Rp5.450-5.350 per unit,” papar Yuganur.

Yuganur menambahkan, jika harga ITMG menyentuh levei Rp25.400 per unit dan JSMR di level Rp5.150 per unit, maka kedua saham tersebut harus dilepas kembali ke pasar agar tidak mengalami kerugian lebih dalam lagi. (AS)

Leave a Reply

Leave a facebook comment

Kurs Hari Ini

Update Covid-19 Hari Ini

Banner Ads