TJ Tegas di Reses: Tuntaskan Jalan Inspeksi Kali Angke, Stop Timses ‘Over Acting’
Tangerang, BisnisPro.id – Anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PKB, Tasril Jamal, menggelar Reses Kedua Masa Sidang 2025–2026 di wilayah Pondok Bahar, Sabtu (28/3/2026), dengan sorotan tajam pada persoalan infrastruktur dan dinamika politik pasca pemilu.
Ratusan warga hadir dan menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari jalan rusak, pengelolaan sampah, hingga kebutuhan lapangan kerja dan pelatihan keterampilan.
Tasril menegaskan, reses bukan sekadar agenda formal, melainkan ruang untuk memastikan suara masyarakat benar-benar diperjuangkan.
“Reses ini bukan seremoni. Ini tempat kami mendengar langsung dan memastikan kebutuhan warga dikawal sampai terealisasi,” tegasnya.
Salah satu isu paling mendesak yang disampaikan warga adalah belum tuntasnya pembangunan jalan inspeksi di sepanjang Kali Angke. Warga khawatir kondisi ini dapat memicu kebocoran tanggul dan memperparah risiko banjir.
Menanggapi hal tersebut, pria yang akrab disapa Dewan TJ ini langsung menyatakan sikap tegas.
“Jangan dibiarkan setengah-setengah. Ini menyangkut keselamatan warga. Memang sebelumnya dikerjakan pusat melalui BBWS, tapi karena tinggal sedikit lagi, harus ada langkah cepat dari PUPR Kota Tangerang untuk menuntaskannya,” ujarnya.
Selain infrastruktur, Sekretaris DPC PKB Kota Tangerang ini juga menyoroti keras dinamika pasca pemilu yang dinilai masih menyisakan gesekan di tingkat bawah.
Ia secara terbuka mengkritik sikap sejumlah tim sukses yang dinilai masih “over acting” dan memicu ketegangan yang tidak perlu.
“Pemilu sudah selesai, jangan terus dipanas-panasi. Jangan ada lagi tim sukses yang over acting, pamer-pamer kerja dewan tidak pada tempatnya. Ini justru merusak suasana,” tegasnya.
Menurut Tasril, kondisi tersebut berpotensi mengganggu kekompakan yang justru sedang dibangun di internal legislatif.
“Kita di dewan ini sudah mulai solid, kerja bersama. Jangan sampai di atas sudah kompak, tapi di bawah masih ribut sampai menahun,” sindirnya.
Ia menegaskan bahwa kerja DPRD merupakan kerja kolektif, bukan ajang klaim individu.
“Kerja dewan itu kolektif kolegial, bukan kerja sendiri-sendiri. Yang kita kedepankan adalah hasil untuk masyarakat, bukan pencitraan,” tambahnya.
Di akhir kegiatan, Tasril memastikan seluruh aspirasi warga akan dikawal hingga masuk dalam prioritas pembangunan daerah.
“Yang kami perjuangkan bukan sekadar program, tapi dampaknya harus benar-benar dirasakan masyarakat,” tutupnya. (*)


No Comments