DPRD DKI Berharap Meja Pengaduan Heru Budi Juga Ikut Beri Solusi
Tangerang, BisnisPro.id – Heru Budi Hartono selaku Pj Gubernur DKI Jakarta, kembali lagi membuka pelayanan meja pengaduan di Balai Kota Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, yang diketahui merupakan program besutan era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok. Pelayanan meja pengaduan ini rencananya diperuntukan bagi masyarakat DKI Jakarta untuk menyampaikan aduan atau komplain secara langsung berhubungan dengan berbagai layanan di DKI Jakarta.
Hal ini juga disoroti oleh Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Iman Satria. Dirinya berpendapat bahwa dengan hadirnya kembali meja pengaduan ini, dirasa dapat menghadirkan kesempatan istimewa bagi warga untuk menyampaikan aduannya secara langsung.
“Saya rasa baik ya, itu kan pernah dilakukan oleh pak Ahok. Masyarakat mungkin bisa kembali langsung mengadukan permasalahannya,” ungkap Iman Satria.
Walaupun demikian, Iman Satria juga menegaskan dengan dibukanya kembali program meja aduan ini, Pemprov DKI bukan cuma sekadar menerima aduan yang disampaikan oleh masyarakat saja. Anggota DPRD fraksi Partai Gerindra tersebut berharap, bukan hanya menampung tetapi harus juga ada solusi yang diberikan oleh Pemprov DKI dari adanya aduan yang disampaikan oleh warga yg melapor.
“Tapi ya saya juga minta jangan hanya ditampung, tapi juga ada solusinya. Kalau hanya sebatas nampung-nampung juga akhirnya nanti kan numpuk masalahnya,” ungkap Iman.
Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi memang telah membuka kembali program meja pengaduan masyarakat di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, tercatat sejak menjabat sebagai Pj Gubernur pada selasa (18/10/2022).
“Saya minta perwakilan dari Wali Kota mulai dari asisten, asisten kan ada 3 ya, setiap hari bergantian, setiap wilayah ada ada di sini. Nanti diatur oleh Pak asisten dari jam 8 sampai jam 9,” ungkap Heru Budi baru-baru ini.
Dirinya membuka kembali meja pengaduan setelah mengalami penutupan sejak era Anies Baswedan menjabat. Meja pengaduan masyarakat sampai hari ini sudah dibuka selama tiga hari dan telah mmenerima sebanyak 83 pihak masyarakat sejak (18/10/2022).
“Dalam tiga hari terakhir, yaitu pada tanggal 18-20 Oktober 2022, jumlah total pelapor kurang lebih sekitar 83 orang. Dan hari ini juga masih banyak masyarakat yang berdatangan untuk memberikan laporan dan aduan,” ungkap Andriansyah selaku Kepala Biro Pemerintahan Setda Pemprov DKI Jakarta.
Meja pengaduan masyarakat ini memang diharapkan kembali menjadi tempat istimewa dan bisa dimanfaatkan sebaik-bainya bagi warga DKI Jakarta untuk melakukan pengaduan pelayanan agar Pemprov DKI Jakarta bisa memberikan pembenahan bagi setiap sektor layanan.


No Comments