Rupiah Versus Dolar AS Hari Ini, Rabu 9 Februari 2022

Muhammad Kemal Farezy Feb 9, 2022 0 Comments
Rupiah Versus Dolar AS Hari Ini, Rabu 9 Februari 2022

Jakarta, BisnisPro.id – Kekuatan mata uang garuda, rupiah terhadap dolar AS Hari Ini, Rabu 9 Februari 2022.

Nilai tukar rupiah diprediksi melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari ini, Rabu (9/2/2022). Kemarin (8/2/2022), rupiah berakhir terkoreksi 6,5 poin atau 0,05 persen ke Rp14.399 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS menguat 0,29 persen ke 95,66 pada 15.00 WIB. Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan hari ini nilai tukar rupiah kemungkinan dibuka berfluktuasi tetapi ditutup melemah di rentang Rp14.380-Rp14.420. Pelaku pasar masih menantikan data AS, termasuk indeks hargakonsumen, yang akan dirilis pada Kamis (10/2/2022).

Dari sisi internal, salah satu yang mendorong Pertumbuhan ekonomi Kuartal Keempat 2021 adalah realisasi belanja negara, program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), program Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Keduanya mengalami peningkatan meskipun belanja pegawai mengalami penurunan secara kuartalan (qtq) 0,9 persen, dan masih meningkat 2,7 persen secara tahunan (yoy). Realisasi belanja barang dan jasa naik sebanyak 72,8 persen qtq, dan naik 25,1 persen yoy.

Lalu pada belanja modal naik 133,7 persen qtq, 10,6 persen secara yoy. Adapun, realisasi bantuan sosial juga mengalami kenaikan sebanyak 43,5 persen qtq, dan pada program pemulihan ekonomi nasional (PEN) naik sebesar 55,2 persen qoq dan mengalami penurunan sebesar 10,1 persen yoy.

Sementara itu, untuk program penanaman modal asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mengalami peningkatan selama Kuartal Keempat tahun 2021 sebesar 11,5 persen qoq dan naik 12,5 persen secara yoy. Perekonomian Indonesia yang diukur dari besaran Produk Domestik Bruto (PDB) pada kuartal IV/2021.

“Pertumbuhan ekonomi kuartal keempat 2021 tumbuh sangat tinggi dikarenakan pemerintah mengkompensasi seluruh kegiatan yang tertunda dari kuartal ketiga karena kasus Covid-19, mobilitas penduduk yang terbatas sehingga kuartal keempat mampu tumbuh sebanyak 5,02 persen,” jelasnya dari riset harian, Selasa (8/2/2022).

Adapun nada yang lebih hawkish dari ECB dan Federal Reserve pekan lalu membuat pasar lengah dan mengirim imbal hasil obligasi melonjak di zona euro dan AS karena antisipasi suku bunga bisa naik lebih cepat dan lebih tinggi dari yang diperkirakan sebelumnya. Alhasil, Dolar AS menguat dan euro melemah dalam perdagangan mendatar pada akhir transaksi Selasa waktu setempat. 

Mata uang rupiah terapresiasi 0,14 persen menjadi Rp14.379 per dolar AS pada awal perdagangan hari ini.  Sementara itu, yen Jepang juga menguat 0,14 persen, won Korea Selatan menguat 0,20 persen, yuan China menguat 0,04 persen, dan ringgit Malaysia melemah 0,05 persen pagi ini. 

Sumber : Bisnis

Leave a Reply

Leave a facebook comment

Kurs Hari Ini

Update Covid-19 Hari Ini

Banner Ads