Rupiah Versus Dolar AS Hari Ini, 14 May 2024
Tangerang, BisnisPro.id – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami penurunan, dibuka pada level Rp16.077 pada awal pekan ini, Senin (13/5/2024).
Mengacu pada data dari Bloomberg, rupiah melemah sebesar 30,50 poin atau 0,19% ke level Rp16.077 per dolar AS pada perdagangan Senin (13/5/2024). Sementara itu, indeks dolar AS mengalami kenaikan sebesar 0,06% mencapai posisi 105,36. Sebagian besar mata uang di kawasan Asia juga menunjukkan pelemahan.
Won Korea turun 0,19%, yen Jepang melemah 0,03%, sedangkan ringgit Malaysia, peso Filipina, dan baht Thailand masing-masing turun sebesar 0,15%, 0,43%, dan 0,11%. Menurut Direktur Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi, ekspektasi pasar terhadap dua kali penurunan suku bunga The Fed telah meningkat, dengan kemungkinan penurunan 25 basis poin pada bulan September mencapai 64,5% berdasarkan alat FedWatch CME.
“Sejumlah pejabat Fed akan menyampaikan pidatonya, termasuk Gubernur Fed Lisa Cook dan Michelle Bowman pada akhir minggu ini,” kata Ibrahim dikutip Senin (13/5/2024).
Selain itu, diplomat mata uang utama Jepang, Masato Kanda, menyatakan bahwa pihaknya mungkin akan mengambil tindakan terhadap pergerakan valuta asing yang dipicu oleh spekulasi.
Hal tersebut menunjukkan bahwa Bank of Japan (BoJ) tetap siap untuk melakukan intervensi di pasar setelah dua dugaan intervensi senilai hampir US$60 miliar pekan lalu. Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia mengalami penurunan.
Pada akhir April 2024, cadangan devisa Indonesia sebesar US$136,2 miliar, turun dibandingkan posisi pada Maret 2024 yang sebesar US$140,4 miliar. Penurunan ini dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebutuhan untuk stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global.
Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta masih berada di atas standar kecukupan internasional yang sekitar 3 bulan impor. Hari ini, Ibrahim memperkirakan mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif, tetapi ditutup menguat dalam rentang Rp15.990 hingga Rp16.070 per dolar AS.


No Comments