Geliat Emas Hari Ini, 8 September 2021, Masih Tertekan?

Admin Sep 8, 2021 0 Comments
Geliat Emas Hari Ini, 8 September 2021, Masih Tertekan?

Jakarta, BisnisPro.id – Harga emas global terjerembab ke bawah level US$1.800 per troy ounce seiring dengan penguatan dolar AS.

Harga emas berisiko tertekan pada perdagangan Rabu (8/9/2021) di tengah penguatan dolar AS dan tingginya imbal hasil obligasi AS. Pukul 07.40 WIB, harga emas spot naik 0,16 persen atau 2,85 poin menjadi US$1.797,21 per troy ounce. Harga emas Comex kontrak Desember 2021 koreksi 0,02 persen atau 0,3 poin menjadi US$1.798,2 per troy ounce.

Laporan Monex Investindo Futures menyebutkan kenaikan pada tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS dan menguatnya dolar AS telah menekan harga emas spot turun US$29,06 ke level US$1.794,01 pada akhir perdagangan hari Selasa.

“Aksi jual emas berpeluang berlanjut pagi ini, Rabu (8/9/2021), menguji support di US$1.788 di tengah outlook penguatan dolar AS dan tingginya tingkat imbal hasil obligasi AS,” papar Monex. Namun, jika bergerak naik hingga menembus ke atas level US$1.800, emas spot berpeluang dibeli menargetkan resisten di US$1.802.

Potensi rentang perdagangan sesi Asia di US$1.788 – US$1.802. Dari dalam negeri, harga emas batangan 24 karat yang dijual di Pegadaian pada Rabu (8/9/2021) mengalami penurunan baik untuk cetakan Antam maupun UBS.

Berdasarkan informasi yang ada pada laman resmi Pegadaian, harga emas 24 karat UBS ukuran terkecil yakni 0,5 gram dijual seharga Rp496.000, turun Rp4.000 dari posisi Selasa (7/9/2021). Sedangkan emas Antam terkecil dibanderol Rp542.000, turun Rp1.000 dibandingkan dengan harga kemarin.

Pukul 09.38 WIB, harga emas spot naik 0,31 persen atau 5,65 poin menjadi US$1.800,01 per troy ounce. Harga emas Comex kontrak Desember 2021 naik 0,18 persen atau 3,3 poin menuju US$1.801,8 per troy ounce.

Harga emas 24 karat di Pegadaian, baik cetakan Antam maupun UBS terkoreksi pada hari ini.

Sumber : Bisnis

Leave a Reply

Leave a facebook comment

Kurs Hari Ini

Update Covid-19 Hari Ini

Banner Ads