BSDE Yakin Penjualan Meroket Ditengah Naiknya Harga Komoditas.

Muhammad Kemal Farezy Mar 17, 2022 0 Comments
BSDE Yakin Penjualan Meroket Ditengah Naiknya Harga Komoditas.

Jakarta, BisnisPro.id – Harga komoditas seperti minyak mentah dan batu bara tengah mengalami kenaikan. Hal ini dinilai juga ikut memberikan angin segar bagi sektor properti. Seperti diungkapkan Corporate Secretary & Head of Investor Relations BSDE, Christy Grassela bahwa secara historis, kembali ke tahun 2013 ada booming properti seiring dengan kenaikan harga komoditas. “Coba kita kembali ke 2008 – 2013, ada booming properti seiring dengan kenaikan harga minyak dan batu bara, saya pikir pembeli kami sudah mulai antre lagi membeli properti,” ujarnya dalam acara MNC Group Investor Forum 2022, Rabu (16/3/2022).

Christy menilai, di saat kenaikan harga komoditas, sektor properti yang akan bangkit adalah sektor kelas atas dan premium. “Jadi kami keluarkan satu proyek dengan harga di kisaran Rp20 miliar – Rp30 miliar, memang pasarnya sangat niche, tapi nyatanya tetap bisa terjual tahun lalu,” ungkapnya. Berdasarkan keterangan resmi, BSDE menargetkan prapenjualan 2022 sebesar Rp7,7 triliun untuk tahun ini. Target tersebut setara pencapaian prapenjualan di 2021. Angka tersebut juga melampaui 10 persen dari target yang ditetapkan pada awal tahun 2021 yakni Rp7 triliun.

Direktur BSDE Hermawan Wijaya mengatakan, pertumbuhan penjualan tersebut ditopang terutama oleh peningkatan permintaan yang lebih baik dari perumahan dengan segmentasi harga Rp3 miliar – Rp5 miliar. Terbatasnya lahan, pilihan dan tingginya harga properti di kawasan utama perkotaan menjadikan kawasan suburban sebagai alternatif terbaik.

Terlebih jika ditopang oleh konektivitas jalan, terutama jalan tol dan transportasi umum massal yang memudahkan mobilitas para penghuninya. Berdasarkan segmen, penjualan segmen rumah tapak, diperkirakan akan berkontribusi sebesar 74 persen atas target prapenjualan 2022. Sedangkan 16 persen dari penjualan komersial antara lain (tanah kavling, ruko, kondominium), dan 10 persen penjualan tanah.

Sumber : Bisnis

Leave a Reply

Leave a facebook comment

Kurs Hari Ini

Update Covid-19 Hari Ini

Banner Ads