Rupiah Versus Dolar AS Hari Ini, 7 Juli 2022

Admin Jul 7, 2022 0 Comments
Rupiah Versus Dolar AS Hari Ini, 7 Juli 2022

Jakarta, BisnisPro.id – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tengah dalam fase downtrend, dengan pelemahan mencapai Rp15.000 Chief Economist Bank Permata Josua Pardede menjelaskan pelemahan rupiah didorong oleh kekhawatiran terkait pertumbuhan ekonomi China.

Ekspektasi terhadap pertumbuhan ekonomi China turun setelah Shanghai kembali melakukan tes massal Covid-19. Dia memperkirakan pelemahan nilai tukar cenderung bersifat jangka menengah dan rupiah berpotensi menguat secara gradual pada Agustus karena proyeksi kebijakan yang less hawkish dari Fed seiring dengan mulai melambatnya ekonomi AS.

“Rupiah diperkirakan mampu memangkas pelemahannya pada akhir tahun terutama akibat dimulainya peningkatan suku bunga Bank Indonesia,” katanya dikutip Kamis (7/7/2022).

Josua memperkirakan rupiah bakal bergerak di kisaran Rp14.550–Rp14.750 pada akhir tahun. Sementara pada perdagangan Kamis (7/7/2022), rupiah diramal bergerak di kisaran Rp14.950–15.050 per dolar AS. Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah mengemukakan pelemahan rupiah yang cepat dalam sebulan terakhir dipicu oleh banyak faktor. Salah satunya adalah meningkatnya risiko global akibat pandemi dan perang yang tecermin pada inflasi tinggi dan perlambatan ekonomi.

“Ini juga dipengaruhi respons kebijakan moneter terhadap tingginya inflasi,” kata Piter ketika dihubungi, dikutip Kamis (7/7/2022).

Piter menjelaskan risiko pelemahan rupiah bakal makin besar, sejalan dengan menyempitnya selisih antara suku bunga domestik dan suku bunga internasional. Dia mengatakan keputusan BI menahan suku bunga acuan bisa menahan masuknya aliran modal asing atau bahkan mendorong modal asing keluar dari indonesia.

“Hal ini tidak hanya menekan harga di pasar saham dan pasar obligasi, tetapi sekaligus juga melemahkan rupiah. Investor asing keluar dari pasar SBN dan juga pasar modal,” lanjutnya.

Pelemahan rupiah, kata Piter, bisa meningkatkan risiko investasi sekaligus menurunkan masuknya investasi asing ke indonesia. Pelemahan rupiah juga meningkatkan potensi inflasi di Indonesia dan mengganggu daya beli masyarakat. “Inflasi indonesia bisa meningkat lebih besar dan memangkas daya beli masyarakat. Pada akhirnya justru menahan konsumsi dan pertumbuhan ekonomi,” kata dia.

Sumber : Bisnis

Leave a Reply

Leave a facebook comment

Kurs Hari Ini

Update Covid-19 Hari Ini

Banner Ads